Kamis, 21 Juli 2011

PENUNTUN BELAJAR PEMERIKSAAN DALAM

Nilailah setiap kinerja langkah yang diamati dengan menggunakan skala sbb :
  1. Perlu perbaikan     : Langkah atau tugas tidak dikerjakan dengan benar atau
                                        dihilangkan.
  1. Mampu                   : Langkah benar dan berurutan, tetapi kurang tepat atau pelatih perlu
                                        membantu / mengingatkan hal-hal kecil yang tidak terlalu berarti.
  1. Mahir                    : Langkah dikerjakan dengan benar, tepat tanpa ragu – ragu atau
                                        tanpa perlu bantuan dan sesuai dengan urutan.

T/S  : Tindakan / langkah-langkah yang dilakukan tidak sesuai dengan situasi yang sedang dihadapi.

  
PENUNTUN BELAJAR
PEMERIKSAAN DALAM
NO
LANGKAH / TUGAS
KASUS
1
2
3
4
5
Persiapan Tindakan
1.
Pasien :
§  Selimut mandi
§  Kapas sublimat.
§  Air DTT dalam kom.
§  Bengkok
§  Larutan klorin 0,5 %
§  Status ibu dan alat tulis.





2.
Petugas :
§  Apron plastik, masker, kacamata pelindung
§  Sarung tangan DTT/steril
§  Alas kaki/sepatu boot karet





3.
Lingkungan :
§  Ruangan dalam keadaan tertutup





Persetujuan Tindakan Medik
4.
Menjelaskan pada ibu apa yang akan dikerjakan dan memberitahukan kemungkinan ketidaknyamanan serta memberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan





5.
Dengarkan apa yang disampaikan oleh ibu





6.
Berikan dukungan emosional dan jaminan pelayanan





Tindakan
7.
Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta mengeringkannya dengan handuk bersih.





8.
Meminta ibu untuk berkemih dan membasuh regio genetalia dengan sabun dan air bersih





9.
Meminta ibu berbaring di tempat tidur





10.
Menutupi badan ibu dengan selimut atau kain





11.
Mengatur posisi ibu dorsal recumbent





12.
Mengunakan sarung tangan DTT atau steril pada kedua tangan.





13.
Membersihkan vulva dan perineum, menyekanya dengan hati-hati dari depan ke belakang dengan kapas atau kassa yang sudah dibasahi air DTT. Jika mulut vagina, perineum atau anus terkontaminasi oleh kotoran ibu, membersihkan dengan seksama dengan cara menyeka dari depan ke belakang. Membuang kapas atau kassa yang sudah terkontaminasi dalam wadah yang benar. Mengganti sarung tangan jika terkontaminasi  (meletakkan kedua sarung tangan tersebut dengan benar di dalam larutan dekontaminasi)





14.
Memeriksa genitalia luar ;
Inspeksi :
§  Perdarahan.
§  Cairan amnion ; warna, bau, jumlah.
§  Mekoneum ; kental atau encer
§  Bagian yang menumbung.
§  Lendir darah.
§  Perlukaan
§  Massa
§  Varices
§  Edema
§  Haemoroid
Ø  Jika ada perdarahan pervaginam, jangan lakukan pemeriksaan dalam.






15.
Dengan hati-hati pisahkan labia dengan jari manis dan ibu jari tangan kiri pemeriksa. Masukkan jari telunjuk tangan kanan pemeriksa dengan hati-hati diikuti oleh jari tengah. Setelah kedua jari tangan berada dalam vagina, tangan kiri pemeriksa diletakkan di fundus ibu. Pada saat kedua jari berada di dalam vagina, jangan mengeluarkannyasebelum pemeriksaan selesai. Jika ketuban belum pecah, jangan lakukan amniotomi.





16.
Nilai vagina. Luka parut lama di vagina bisa memberikan indikasi luka atau episiotomi sebelumnya, hal ini mungkin menjadi informasi penting pada saat kelahiran bayi.





17.
Nilai pembukaan dan penipisan serviks





18.
Pastikan tali pusat umbilikus dan/atau bagian-bagian kecil (tangan atau kaki bayi) tidak teraba pada saat melakukan pemeriksaan pervaginam.





19.
Nilai penurunan kepala janin dan tentukan apakah kepala sudah masuk ke dalam panggul. Bandingkan penurunan kepala dengan temuan-temuan dari pemeriksaan abdomen untuk menentukan kemajuan persalinan.





20.
Jika kepala sudah dapat dipalpasi, raba fontanela dan sutura sagitali untuk menentukan penyusupan tulang kepala dan/atau tumpang tindihnya, dan apakan kepala janin sesuai dengan diameter jalan lahir.





21.
Setelah pemeriksaan lengkap, keluarkan kedua jari pemeriksa dengan hati-hati, sambil meminta ibu untuk menarik nafas panjang.





22.
Mendekontaminasikan sarung tangan dengan cara mencelupkan tangan yang masih memakai sarung tangan kotor dedalam larutan klorin 0,5% dan kemudian melepaskan dalam keadaan terbalik serta merendamnya di dalam larutan tersebut selama 10 menit. Mencuci kedua tangan (seperti diatas)





23.
Merapihkan ibu kembali dan membantu ibu mengambil posisi yang nyaman





24.
Memberitahu ibu dan keluarganya tentang hasil pemeriksaan.





25.
Mencatat /mendokumentasikan hasil-hasil pemeriksaan pada status ibu.






SKOR NILAI  = ∑  NILAI    X  100%
             75            






TANGGAL







PARAF PEMBIMBING







Kesimpulan :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar